Dukung Gerakan Mandiri Benih; BRMP Bali Dampingi Petani Subak Bunut Gianyar Tanam Padi Inpari 32
Gianyar, 20 Mei 2026 - Dalam rangka penyebarluasan program ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan nasional, telah dilaksanakan kegiatan penanaman padi varietas Inpari 32. Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Mandiri Benih yang berlokasi di wilayah Subak Bunut, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Dihadiri langsung oleh perwakilan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Bali (BRMP Bali), tim Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) BPP Sukawati, serta Pekaseh dan anggota Subak Bunut.
Kegiatan diawali dengan koordinasi lapangan dan edukasi singkat mengenai standar operasional prosedur (SOP) penanaman padi Inpari 32 agar menghasilkan benih penjenis/sebar yang optimal. Sebagai perwakilan BRMP Bali, yang memberikan supervisi terkait penerapan standar instrumen pertanian di lapangan. Penyuluh BPP Sukawati, yang mengawal pendampingan teknis dan budidaya kelola air serta pupuk. Pekaseh Subak Bunut, sebagai pimpinan adat dan teknis pengairan subak, bersama para petani setempat.
Selanjutnya, penanaman dilakukan oleh petani yang didampingi oleh pekasih dan pengurus Subak Bunut dengan penanam lahan seluas 7,00 hektar, menggunakan padi varietas Inpari 32, umur bibit 15-17 Hst dengan menggunakan jarak tanam 25 cm x 30 cm.
Pilar utama dalam menjaga stabilitas produktivitas pertanian di tingkat daerah adalah kemandirian benih. Pilihan jatuh pada varietas Inpari 32 karena dikenal memiliki keunggulan berupa rendemen yang tinggi, ketahanan terhadap hama penyakit (seperti hawer daun bakteri/HDB), serta tekstur nasi yang disukai pasar (pulen). Melalui kegiatan Mandiri Benih di Subak Bunut, diharapkan petani setempat tidak lagi bergantung pada pasokan benih luar, melainkan mampu memproduksi benih berkualitas secara swadaya.
(Sukadana & Tim LTT Gianyar)